Massa perkembangan bayi dalam kandungan (pranatal)

PERKEMBANGAN BAYI

perkembangan bayi dalam kandungan

Perkembangan dalam pengertian sempit biasa disebut sebagai proses pematangan fungsi-fungsi yang non fisik. Elizabeth B. Hurlock dalam bukunya Psikologi Perkembangan, mengungkapkan bahwa istilah perkembangan berarti serangkaian perubahan progresif yang terjadi sebagai akibat dari proses pematangan dan pengalaman. Seperti yang dikatakan Van Den Daille, perkembangan berarti perubahan secara kualitatif. Ini berarti bahwa perkembangan bukan sekedar penambahan beberapa centimeter pada badan seseorang atau peningkatan kemampuan seseorang, melainkan suatu proses integrasi dari banyak struktur dan fungsi yang kompleks. 

Menurut Dr. Kartini Kartono dalam bukunya Psikologi Perkembangan, perkembangan diartikan sebagai psiko-fisik sebagai hasil dari proses pematangan fungsi-fungsi psikis dan fisik pada anak, ditunjang oleh factor-faktor lingkungan dan proses belajar dalam passage waktu tertentu menuju kedewasaan. Perkembangan dapat diartikan pula sebagai proses transmisi dari konstitusi psiko-fisik yang hereditter dirangsang oleh aktorfaktor lingkungan yang menguntungkan dalam perwujudan proses aktif menjadi kontinu. 

Perkembangan menurut Muhibin Syah, merupakan rentetan perubahan jasmani dan rohani (psiko-psikis) manusia yang menuju kearah yang lebih sempurna. 


Pengertian janin dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah bakal bayi. yang masih dalam kandungan ibu. Yang penulis maksudkan adalah dimulainya dari pertemuan sel sperma dan dari orang tua laki-laki dan sel ovum dari orang-tua perempuan dari tahap zigot, embrio hingga fetus. 

Perkembangan janin dalam kandungan dapat diartikan sebagai segala fenomena atau gejala perkembangan janin dalam kandungan sebagai akibat dari atau produk dari kerjasama dan pengaruh timbal balik antara potensialitas herediter (warisan sejak lahir), sifat bawaan dari kedua orang tua yang terdapat dalam gen (pembawa sifat keturunan) dengan faktor-faktor lingkungan. 

Istilah 
  • Masa subur adalah sel telur matang dan siap untuk dibuahi. Masa subur berkaitan erat dengan menstruasi dan siklus menstruasi. Menstruasi merupakan pertanda masa reproduktif pada kehidupan seorang wanita yang dimulai dari menarke sampai terjadinya menopause 
  • Siklus menstruasi dihitung dari hari pertama haid sampai tepat satu hari pertama haid bulan berikutnya. Siklus menstruasi berkisar antara 21-40 hari hanya sekitar 10-15 persen wanita yang memiliki siklus 28 hari. 
  • Setiap bulan, setelah hari ke-5 dari siklus menstruasi, endometrium mulai tumbuh dan menebal sebagai persiapan terhadap kemungkinan terjadinya kehamilan. 
Lanjutan istilah
  • Sekitar hari ke-14, terjadi pelepasan telur dari ovarium (ovulasi) . Sel telur ini masuk dalam salah satu saluran falopian dan jika pada saat ini terdapat sperma yang masuk maka terjadilah pembuahan. Jika terjadi pembuahan sel telur yang telah dibuahi tersebut akan masuk kedalam rahim dan mulai tumbuh menjadi janin. 
  • Pada sekitar hari ke-28, jika tidak terjadi pembuahan, maka endometrium akan meluruh dan terjadilah siklus menstruasi berikutnya, Menstruasi bisa berlangsung selama 3-5 hari, kadang hingga 7 hari. Proses pertumbuhan dan penebalan endometrium kemudian dimulai lagi pada siklus berikutnya.

siklus ovulasi dan menstruasi
pembuahan sel telur dan sperma

Perkembangan Janin Dalam Kandungan

  • Pada pertengahan siklus haid, sel telur masak dan masuk ke rahim (3 – 7 hari). 
  • Pembuahan terjadi bila sel telur bertemu sperma dan masuk melalui dinding telur. Pada detik ini terjadi sel benih dan sel telur melepaskan masing-masing 23 kromosom yang saling melebur dan membentuk bakal anak. Kromosom tersebut mengandung gene yang membawa faktor2 keturunan. 
  • Periode pranatal berlangsung 280 hari (40 minggu) dihitung mulai hari pertama menstruasi terakhir. 
  • Urutan perkembangan -> kepala, mata, tubuh, tangan, kaki, alat kelamin : Cephalocaudal dan Proximodistal 

proses konsepsi

perkembangan janin

periode pranatal

1. Periode Germinal
  • Berlangsung dua minggu setelah fertilisasi 
  • Proses: penciptaan zigot -> pemecahan sel -> melekatnya zigot ke dinding kandungan 
  • Seminggu setelah konsepsi: zigot terdiri 100 – 150 sel. 
  • Pemisahan sel terjadi setelah lapisan dalam (blastocyst) dan lapisan luar (trophoblast) terbentuk. Sel-sel ini menyediakan gizi dan dukungan bagi embrio. 
  • Implantation (melekatnya zigot ke dinding kandungan) berlangsung sekitar 10 hari setelah konsepsi. 
2. Periode Embrionic 
  • Berlangsung dari 2 – 8 minggu setelah konsepsi 
  • Embrio terbentuk dari: 
    • Endoderm: lapisan bagian dalam sel yang akan berkembang menjadi sistem pencernaan dan pernafasan 
    • Mesoderm: lapisan tengah yang akan berkembang menjadi sistem peredaran, tulang, otot, sistem pembuangan kotoran badan, sistem reproduksi
    • Ectoderm: lapisan paling luar sel yang akan berkembang menjadi sistem syaraf, penerima sensor (telinga, hidung, mata) dan bagian kulit (rambut dan kuku) 
3. Periode Fetal
  • Berlangsung dari 2 – 7 bulan setelah pembuahan 
  • Tiga bulan setelah pembuahan: panjang 3 inci, berat 1 ons, janin mulai aktif menggerakkan bagian-bagian tubuhnya, sudah dapat diidentifikasi jenis kelaminnya. 
  • Akhir bulan ke 4: panjang 5,5 inci, berat 4 ons, percepatan pertumbuhan ada pada bagian bawah. 
  • Akhir bulan ke 5: panjang 10 -12 inci, berat 0,5 – 1 pon. Struktur kulit terbentuk, janin semakin aktif. 
  • Akhir bulan ke 6: panjang 14 inci, berat naik 0,5 – 1 pon lagi. Mata dan kelopak mata terbentuk, reflek menggenggam, pernafasan belum beraturan. 
  • Akhir bulan ke 7: panjang 14 – 17 inci berat 2,5 – 3 pon. 
  • Bulan ke 8 dan ke 9: bayi Amerika berat 7 – 7,5 pon dan panjang 20 inci. Jaringan lemak berkembang dan berbagai sistem organ berfungsi, misalnya jantung, ginjal.

3 bulan pertama


3 bulan pertengahan 

3 bulan akhir
by: DOKTER ANDYN

5 Responses to " Massa perkembangan bayi dalam kandungan (pranatal) "

# Silahkan Tinggalkan Komentar Anda dengan Sopan
# Jangan Menyisipkan Link Aktif pada komentar
# Berikan masukan demi perkembangan blog ini.