STERILISASI DAN DISENFEKSI

Sterilisasi dan Disenfeksi --->kata kunci dalam proses kontrol dan pencegahan hospital infection
(Baca dan hafalkan yah teman-teman Auroraa )

A. pengertian

  • Dekontaminasi -> proses membunuh kuman dan bakteri serta mikroorganisme lainnya sebelum dipakai dengan alur penyortiran ->perendaman , contohnya : Chlorin 10 %
  • Cleanning -> proses pembersihan alat dengan cara mencucinya dengan air bersih dan mengalir kemudian lakukan pembilasan
    -Cara pencucian :
  1. Manual
  2. mekanilal
  3. Kombinasi manual dan mekanikal
  • Mekanikal : -Ultrasonic cleanning dan Washer sterilizier
  • Aseptik : kondisi relatif aman dari mikroba patogen setelah adanya proses eliminasi mikroba patogen lainnya, baik pada jaringan hidup , maupun pada barang / objek mati ( peralatan medis dan keperluan sarana lainnya )
  • Antiseptik : zat kimia yang digunakan untuk membunuh kuman dan dipakai pada benda hidup misalnya , untuk mencuci tangan
  • Antiseptis : Upaya untuk membuat kondisi bebas mikroba patogen pada jaringan hidup ( kulit , mukosa )dengan menggunakan zat kimia
  • Desinfeksi : tindakan ( upaya ) membunuh mikroba patogen menggunakan bahan kimia pada jaringan hidup ( kulit , mukosa ) maupun pada barang ( objek mati )
  • Desinfektan : bahan kimia yang digunakan untuk disenfeksi benda mati
  • Sterilisasi : Proses membunuh semua bentuk kehidupan mikroorganisme termasuk spora dan virus
(perhatikan hal ini yah teman-teman Auroraa)
Beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat menggunakan antiseptik :
  1. Spektrum terhadap Mikroba
  2. Respon kerja ( kecepatan dan durasi kerja )
  3. efek samping yang ditimbulkan
Beberapa  Antiseptik yang dapat digunakan  :
  1. Alkohol
  2. Iodium
  3. povidon iodine ( Betadine )
  4. savlon
  5. Heksuklorofen ( pHisoHex )
Beberapa faktor yang berpengaruh pada keefektifitasan desinfektan :
  1. Faktor Mikroba
  2. Faktor peralatan Medis
  3. Waktu pemaparan
  4. faktor desinfektan
Metode Sterilisasi dan Desinfeksi :
  1. metode fisis meliputi : -Panas , Radiasi , filtrasi , zat kimia dalam bentuk gas dan cair
  2. pemanasan Basah : suhu di bawah 100 % , air mendidih , suhu diatas 100 ' C
  3. pemanasan Kering : 
  • Flamming -> memanaskan alat dengan cara memansakan alat di atas api tanpa pemijaran  , untuk : pinset , skapel , mulut dan tabung
  • Pembakaran -> 100 % mempunyai keterbatasan untuk mensterilkan osse , membakar bingkai , dan sampah medis
  • Udara panas -> pemanasan oven dengan suhu tinggi 160-180' C, 1 jam untuk mensterilkan tabung reaksi , almayer , alat suntik dan perban 
( Selamat Membaca Teman-teman Auroraa )
METODE KIMIAWI

  Jenis Desinfektan yang biasa digunakan di Rumah Sakit :

>Fenol ( karbol , lisol )dan kresol
>Hologen ( hipoklorit ,  dan klorin )
>Quatenary Ammonium Coumpund ( Sterimid , Benzalkonium klorida )
>Diguanid ( klokhersidin )
>Alkohol ( etil alkohol , isopropanol )
>Klorinat Binefol ( Heksak klorofen )

Ada 3 proses Desinfeksi :
  1. Desinfeksi tingkat rendah : dipakai untuk membunuh sebagian bakteri , tidak memiliki daya bunuh terhadap spora bakteri . semua fungsi maupun semua virus kurang kecil juga maupun ukuran sedang
  2. Desinfeksi tingkat Rendah : Membunuh mikroba vegetatif , fungi , mikobacterium tubercolosis , virus ukuran kecil dan sedang tapi tidak pada spora
     3 .  Desinfeksi tingkat Tinggi : Dapat menghancurkan semua mikroba vegetatif , fungi , virus , ukuran kecil dan sedang kecuali sejumlah ttt spora bakteri ( Ingat dan aplikasikan ilmunya yah teman-teman Auroraa )

Ada 3 Metode Sterilisasi :
  1. Metode uap panas bertekanan tinggi ( Autoclaf )
  2. Metode panas kering ( Oven )
  3. Metode gas kimia ( etilen Oksida , Formaldehid )

SELAMAT MEMBACA DAN SEMOGA BERMANFAAT
JANGAN LUPA KRITIK DAN SARANNYA YAH
By : AndiinAuroraaQuinshii


0 Response to "STERILISASI DAN DISENFEKSI"

Post a Comment

# Silahkan Tinggalkan Komentar Anda dengan Sopan
# Jangan Menyisipkan Link Aktif pada komentar
# Berikan masukan demi perkembangan blog ini.